makalah analisis csr pt. pertamina persero
MAKALAH
“Analisis
Corporate Social Responbility PT. Pertamina Persero”’

Disusun
oleh :
Ropi
diana(1721200103)
Dosen
pembimbing:
Charisma
ayu pramudtitha,M.HRM

Program
studi manahemen sekolah Tinggi ilmu ekonomi
Multi Data Palembang
2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan
Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan
penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga
makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun
pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalam profesi keguruan.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi
makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang
saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca
untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan
makalah ini
Palembang, 19 Oktober
2017
Ropi
Diana
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
PT PERTAMINA (PERSERO) merupakan salah satu perusahaan besar
BUMN di Indonesia. Perusahaan BUMN ini bergerak dibidang
perminyakan.
Bisnis yang dijalankan oleh PT PERTAMINA (PERSERO) ialah
pengolahan
minyak yang dimulai dari hulu hingga hilir dan pemasaran.
Oleh karena itu, PT
PERTAMINA (PERSERO) merupakan salah satu perusahaan yang
paling
berpengaruh terhadap laju perekonomian negara Indonesia.
Banyak perusahaan – perusahaan di Indonesia yang membutuhkan
suatu
bahan hasil dari pengolahan minyak yang dijalankan oleh PT
PERTAMINA
(PERSERO) untuk menjalankan bisnisnya. Oleh karena itu tidak
jarang
perusahaan – perusahaan di Indonesia melakukan kerjasama
terhadap perusahaan
besar ini. Selain dalam bentuk kerjasama, ada juga
perusahaan atau suatu instansi
di Indonesia yang hanya membeli produk – produk yang di
pasarkan oleh PT
PERTAMINA (PERSERO). Sehingga tidak jarang kantor PT
PERTAMINA
(PERSERO) kedatangan tamu dari suatu perusahaan atau
instansi untuk
melakukan penawaran kerjasama maupun pembelian produk –
produk PT
PERTAMINA (PERSERO).
Sebagai perusahaan besar dan memiliki teknologi yang tinggi,
PT
PERTAMINA (PERSERO) selalu memberikan layanan – layanan yang
terbaik
bagi para tamu yang berkunjung ke kantor PT PERTAMINA
(PERSERO). Salah
satu layanan yang diberikan adalah area hotspot. STIKOM
SURABAYA
Dengan adanya area hotspot para tamu yang datang berkunjung
ke PT
PERTAMINA (PERSERO) tidak akan kesulitan untuk mengakses
internet. Area
hotspot sendiri adalah suatu wilayah tertentu dimana seseorang
yang berada di
wilayah tersebut dapat mengakses internet dengan ketentuan –
ketentuan yang
berlaku di area hotspot tersebut.
Ketentuan – ketentuan yang berlaku disini adalah para tamu
dapat
mengakses internet dengan batasan – batasan tertentu sehingga
apa yang
dilakukan oleh para tamu tidak merugikan PT PERTAMINA
(PERSERO)
maupun para tamu itu sendiri. Untuk menjaga keamanan dari
batasan – batasan ini
maka di perlukan suatu sistem keamanan pada area hotspot
untuk pengguna tamu.
Sistem keamanan yang diperlukan adalah sistem keamanan yang
mampu
memberikan kemudahan untuk para tamu saat akan mengakses
internet tanpa
mengurangi keamanan dari data – data informasi milik PT
PERTAMINA
(PERSERO). Untuk menjaga keamanan mengingat PT PERTAMINA
(PERSERO) merupakan perusahaan besar, maka diperlukan proses
monitoring
untuk aktifitas tamu disaat mereka mengaskses internet di
area hotspot. Sesuai
keadaan lingkungan kantor PT PERTAMINA (PERSERO) tersebut,
maka perlu
diterapkan sistem keamanan Captive Portal pada area hotspot
milik PT
PERTAMINA (PERSERO).
Captive Portal adalah salah satu sistem keamanan area
hotspot yang
cara kerjanya meminta calon pengguna internet untuk
memasukkan informasi
akun miliknya kemudian sistem akan mencocokkan dengan
informasi akun yang
terdapat didalam database dari server Captive Portal. Jika
informasi akun yang
dinputkan oleh tamu sama dengan informasi akun yang ada di
dalam database, STIKOM SURABAYA
maka user akan dapat menggunakan internet di area hotspot
tersebut. Salah satu
faktor penting yang diperlukan untuk membangun suatu sistem
keamanan Captive
Portal adalah database dan LDAP Server. Dengan adanya
database dan LDAP
Server maka informasi dari akun – akun pengguna tamu dapat
disimpan di dalam
database dan proses sinkronisasi antara informasi akun yang
dimasukkan oleh
tamu dengan informasi akun yang ada di dalam database dapat
terjadi.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan
suatu
masalah yaitu, bagaimana cara membangun database dan LDAP
Server sehingga
dapat digunakan sebagai salah satu faktor pendukung untuk
membangun sistem
keamanan Captive Portal.
1.3 Batasan masalah
Agar permasalahan yang dikaji lebih terarah dan mendalam,
maka
masalah yang akan dibahas adalah:
1. Database dan LDAP Server yang dibangun hanya sesuai untuk
sistem
keamanan Captive Portal
2. Server yang dibangun menggunakan sistem operasi Ubuntu
13.04
3. Database yang dibangun menggunakan LDAP Server
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai adalah terwujudnya faktor
pendukung utama
untuk sistem keamanan Captive Portal yaitu database dan LDAP
Server, STIKOM SURABAYA
sehingga dapat dijadikan sebagai penunjang dibangunnya
sistem keamanan
Captive Portal di area hotspot milik perusahaan PT PERTAMINA
(PERSERO)
1.3 Manfaat Penelitian
Beberapa hal yang dapat diperoleh dari kegiatan kerja
praktek di
perusahaan PT PERTAMINA (PERSERO) antara lain:
1. Meningkatkan experience diri dalam bidang jaringan di
lingkup kerja.
2. Terwujudnya sistem keamanan Captive Portal untuk area
hotspot milik
PT PERTAMINA (PERSERO).
1.6 Sistematika penulisan
Sistematika penulisan laporan kerja praktek digunakan untuk
menjelaskan penulisan laporan per bab. Sistematika
penulisan kerja praktek dapat
dijelaskan pada alinea di bawah ini.
BAB II
ISI
2.1 apakah itu CSR?
CSR Program-program CSR PT. Pertamina (Persero)
Sebagai lokomotif perekonomian bangsa, Pertamina merupakan
perusahaan milik negara yang bergerak di bidang energi meliputi minyak, gas
serta energi baru dan terbarukan. Pertamina menjalankan kegiatan bisnisnya
berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola korporasi yang baik sehingga dapat
berdaya saing yang tinggi di dalam era globalisasi. Dengan pengalaman lebih
dari 55 tahun, Pertamina semakin percaya diri untuk berkomitmen menjalankan
kegiatan bisnisnya secara profesional dan penguasaan yang tinggi mulai dari
kegiatan hulu sampai hilir. Berorientasi pada kepentingan pelanggan juga
merupakan suatu hal yang menjadi komitmen Pertamina, agar dapat berperan dalam
memberikan nilai tambah bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.
Pertamina menggunakan landasan yang kokoh dalam melaksanakan
kiprahnya untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan dengan menerapkan Tata
Kelola Perusahaan yang sesuai dengan standar global best practice, serta dengan
mengusung tata nilai korporat yang telah dimiliki dan dipahami oleh seluruh
unsur perusahaan, yaitu Clean, Competitive, Confident, Costumer-focused,
Commercial dan Capable. Seiring dengan itu Pertamina juga senantiasa
menjalankan program sosial dan lingkungannya secara terprogram dan terstruktur,
sebagai perwujudan dari kepedulian serta tanggung jawab perusahaan terhadap
seluruh stake-holdernya.
Sejak didirikan pada 10 Desember 1957, Pertamina
menyelenggarakan usaha minyak dan gas bumi di sektor hulu hingga hilir. Bisnis
sektor hulu Pertamina yang dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia dan
luar negeri meliputi kegiatan bidang-bidang eksplorasi, produksi, serta
tranmisi minyak dan gas. Untuk mendukung kegiatan eksplorasi dan produksi
tersebut, Pertamina juga menekuni bisnis jasa teknologi dan pengeboran, serta
aktivitas lainnya yang terdiri atas pengembangan energi panas bumi dan Coal Bed
Methane (CBM). Dalam pengusahaan migas baik di dalam dan luar
negeri. Pertamina beroperasi baik secara independen maupun melalui beberapa
pola kerja sama dengan mitra kerja yaitu Kerja Sama Operasi (KSO), Joint
Operation Body (JOB), Technical Assistance Contract (TAC). Indonesia
Participating/Pertamina Participating Interest (IP/PPI), dan Badan Operasi
Bersama (BOB).
Aktivitas eksplorasi dan produksi panas bumi oleh Pertamina
sepenuhnya dilakukan di dalam negeri dan ditujukan untuk mendukung program
pemerintah menyediakan 10.000 Mega Watt (MW) listrik tahap kedua. Di samping
itu Pertamina mengembangkan CBM atau juga dikenal dengan gas metana batubara
(GMB) dalam rangka mendukung program diversifikasi sumber energi serta
peningkatan pasokan gas nasional pemerintah.
Sektor hilir Pertamina meliputi kegiatan pengolahan minyak
mentah, pemasaran dan niaga produk hasil minyak, gas dan petrokimia, dan bisnis
perkapalan terkait pendistribusian produk Perusahaan. Kegiatan pengolahan
terdiri dari : RU II (Dumai), RU III (Plaju), RU IV (Cilacap), RU V
(Balikpapan), RU VI (Balongan) dan RU VII (Sorong). Selanjutnya, Pertamina juga
mengoperasikan Unit Kilang LNG Arun (Aceh) dan Unit Kilang LNG Bontang
(Kalimantan Timur). Sedangkan produk yang dihasilkan meliputi bahan bakar
minyak (BBM) seperti premium, minyak tanah, minyak solar, minyak diesel, minyak
bakar dan Non BBM seperti pelumas, aspal, Liquefied Petroleum Gas (LPG),
Musicool, serta Liquefied Natural Gas (LNG), Paraxylene, Propylene, Polytam,
PTA dan produk lainnya
2.2 Program CSR PT. Pertamina(Persero)
1. Pertamina Dan
Pendidikan
Sebagai
komitmen perusahaan untuk turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
pendidikan dan untuk peningkatan akses komunitas terhadap pendidikan di tanah
air, CSR Pertamina bidang Pendidikan melaksanakan sejumlah program antara lain
meliputi :
● Olimpiade Sains Tingkat Perguruan Tinggi (OSN-PTN) 2
Merupakan program yang memiliki potensi dan kontribusi dalam
peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Program ini untuk
mendorong mahasiswa yang mendalami bidang matematika, fisika, kimia dan biologi
agar lebih serius dan kompeten dibidangnya
● Pertamina Scholarship (Beasiswa)
Diberikan kepada 1.450 Siswa di Jabodetabek, 300 mahasiswa
diploma di Padang, Palembang, dan Solo. Beasiswa S-2 untuk 25 PNS Non-Dosen,
dan 25 pegawai DESDM, Beasiswa 10 Siswa terbaik untuk menempuh pendidikan
tinggi di ITB, S2 Luar Negeri, dan Beasiswa untuk 100 Siswa Madrasah.
● Pertamina Youth Program – PYP (Edukasi Stakeholder muda)
Program edukasi dan pengenalan bisnis migas sekaligus
motivasi generasi muda untuk peningkatan awareness yang baik terhadap energy,
cinta produk dan aset bangsa, serta bisnis akrab lingkungan yang berkelanjutan.
PYP 2009 dilaksanakan di Cilacap, Balikpapan, dan Manado.
● Pertamina Goes To Campus – PGTC (Edukasi Kalangan
Akaademis)
Program Edukasi dan pendekatan perusahaan terhadap
lingkungan civitas akademika di Indonesia dalam rangka meningkatkan hubungan
sinergis dan untuk mendukung penciptaan generasi muda yang berkualitas dan
berdaya saing, sebagai bibit tenaga professional migas di tanah air. Pada tahun
2009 PGTC dilaksanakan di Universitas Riau dan Universitas Lampung.
● Pertamina Competition
Program
kompetisi ilmiah sebagai wahana untuk mengasah dan mengaktualisasikan
peningkatan mutu mahasiswa terhadap ilmu pengetahuan dan penelitan
● Pertamina Peduli Pendidikan
CSR Pertamina
juga melakukan program pemberdayaan dan sinergis untuk kemajuan pendidikan
masyarakat melalui renovasi 14 SD di Lampung, Jawa Tengah dan Jawa Timur
(Madura).Pembangunan Gedung Serbaguna Universitas Sam Ratulangi, Peningkatan
Kompetensi dan Profesionalitas Guru di NTT, Program Rumah Pena, Renovasi
Sekolah Indonesia – Jepang, dan Pembangunan Green House IPB, serta kontribusi
peningkatan akses pendidikan di unit-unit operasi Pertamina.
2. Pertamina Dan
Masyarakat
CSR Pertamina
juga fokus dalam pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan infrastruktur dan
Program Pertamina Peduli Bencana Alam. Dalam pembangunan infrastruktur
dilakukan perbaikan terhadap sarana umum seperti jalan, jembatan, MCK dan sarana
air bersih.
3. Pertamina Dan
Kesehatan
PT. Pertamina
(Persero) secara konstan selalu menggarisbawahi pentingnya isu kesehatan anak
dalam setiap program-program CSRnya. Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk
Program Operasi Anak Penderita Cacat Wajah. Untuk mengimplementasikannya,
Pertamina bekerjasama dengan yayasan sosial yang khusus bergerak menangani anak
penderita cacat wajah dan kasus bibir sumbing.
● Pertamina Sehati
PT Pertamina
(Persero) melalui kegiatan Pertamina Sehati sejak tahun 2004 telah mewujudkan
kepeduliannya terhadap isu kesehatan masyarakat khususnya kesehatan anak dan
ibu. Kegiatan Pertamina Sehati merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam
mengatasi masalah sosial global seperti yang ditargetkan dalam Millenium
Development Goals (MDGs).
● Bright With Pertamina
Program
Pertamina Bright with Pertamina bertujuan untuk memperbaiki kualitas
penglihatan para generasi muda melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan mata dan
melalui pemberian kacamata baca. Pertamina percaya bahwa pemakaian kacamata
baca bisa membantu para siswa yang membutuhkan dalam memenuhi haknya untuk
mendapatkan pendidikan.
● Clino Gigi Sehat
Clino Gigi Sehat
merupakan program kombinasi pemeriksaan dan perawatan gigi serta telinga.
Tujuannya adalah untuk mendeteksi masalah di gigi-mulut dan telinga sehingga
dokter bisa segera menanganinya dengan tepat. Deteksi dini ini perlu dilakukan
sehingga bisa mengurangi faktor pengganggu proses belajar siswa di sekolah
● Inkubator
Inkubator bayi merupakan
salah satu fasilitas rumah sakit dan puskesmas yang sangat penting. Alat ini
berfungsi menjaga suhu bayi yang lahir premature ataupun bayi dengan kebutuhan
khusus supaya tetap stabil. Diharapkan bahwa inkubator-inkubator ini mampu
menyelamatkan lebih banyak nyawa bayi yang baru lahir.
● Program Operasi Jantung Anak
Melalui program
Operasi Jantung Anak Indonesia penderita mendapat akses operasi jantung gratis.
Bantuan PT. Pertamina (Persero) telah berhasil menyelamatkan nyawa 65 anak
penderita kelainan jantung hingga hari ini. Penerima manfaat program ini adalah
anak-anak dari keluarga tidak mampu yang tinggal di sekitar wilayah operasi PT.
Pertamina (Persero) mencakup daerah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa
Timur, serta Lampung dan Daerah Istimewa Aceh.
● Ambulan Persembahan Pertamina
NBAmbulance ini
dapat juga dijadikan perpustakaan kesehatan agar dapat menambah pengetahuan
masyarakat mengenai penyakit dan pencegahan serta penanggulangannya, mengetahui
cara hidup bersih dan sehat, dan juga pengetahuan tentang gizi bagi ibu hamil
dan balita untuk mendukung program Pertamina Sehati.
4. Pertamina Dan
Lingkungan
Program CSR
Pertamina di bidang Lingkungan ditujukan sebagai komitmen manajemen dalam
rangka tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan hidup dan pelestarian
alam. Program CSR Bidang Lingkungan tahun 2009 mencakup sejumlah program antara
lain :
● Green Planet
Program Penanaman
pohon dan konservasi mangrove yang dilaksanakan melalui aksi langsung
penanaman, pembagian bibit pohon kepada warga dalam sejumlah kegiatan masyarakat
dan kampanye lingkungan.
● Costal Clean Up
Kegiatan CSR
Lingkungan bersih-bersih pantai, distribusi tempat sampah, edukasi pelestarian lingkungan
dan penanaman pohon.
● Green and Clean
Dalam mendukung
kebersihan dan paru-paru kota, tahun 2009 ini Pertamina juga melaksanakan
rehabilitasi taman kota di Bandung dan pembagian 21 unit sepeda motor sampah di
kota Medan.
● Green Festival
tahunan yang
mengangkat isu pemanasan global (Global Warming). Program ini bertujuan
mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk melakukan aksi menyelamatkan bumi
dari dampak pemanasan global. Dalam Green Festival 2009, terdapat lima green
area yaitu area listrik, sampah, kendaraan, air dan pohon.
● Biopori
Bor Biopori merupakan suatu alat untuk membuat lubang
biopori, yang berguna untuk membantu percepatan resapan air dan penginvestasian
air di dalam tanah. Lubang biopori juga berfungsi untuk penimbunan sampah
organik sehingga membantu proses penyuburan tanah.
● Uji Emisi Gas Buang
Pertamina melaksanakan uji emisi gas buang kepada kendaraan
yang berada di lingkungan kantor pusat Pertamina
● Pertamina Green Act
Sebuah kompetisi seni dan kreativitas bagi siswa SMA dan
guru dengan gaya hidup hijau sebagai tema utama. Program ini bertujuan untuk
menjadikan sekolah-sekolah terbaik untuk menjadi pelopor gerakan peduli
lingkungan.
● Kerajinan Eceng Gondo
Salah satu bentuk kepedulian CSR Pertamina bidang lingkungan
yang bertujuan untuk mengurangi polutan air melalui budi daya tanaman eceng
gondok. Program ini dilakukan dekat daerah operasional Pertamina di Plaju,
Palembang, Sumatra. Fokus utamanya berupa pemberdayaan masyarakat dan
pengembangan potensi lokal berupa sumber daya tanaman eceng gondok.
● Rehabilitasi Hutan mangrove
Pertamina berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam
menyelamatka lingkungan terutama kawasan hutan mangrove di sekitar wilayah
operasinya. Kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berupa penanaman tanaman
mangrove tetapi juga pemberdayaan masyarakat lokal mengenai manfaat tanaman
mangrove dalam kehidupan.
2.3 MANFAAT CSR PT PERTAMINA PERSERO
UNTUK MASYARAKAT
CSR akan lebih berdampak
positif bagi masyarakat, ini akan
sangat tergantung dari orientasi dan kapasitas lembaga dan organisasi lain,
terutama pemerintah. Studi Bank Dunia (Howard Fox, 2002) menunjukkan, peran
pemerintah yang terkait dengan CSR meliputi pengembangan kebijakan yang
menyehatkan pasar,
keikutsertaan sumber daya,
dukungan politik bagi pelaku CSR, menciptakan insentif dan peningkatan
kemampuan organisasi. Untuk Indonesia, bisa dibayangkan, pelaksanaan CSR
membutuhkan dukungan pemerintah daerah, kepastian hukum, dan jaminan ketertiban
sosial. Pemerintah dapat mengambil peran penting tanpa harus melakukan regulasi
di tengah situasi hukum dan politik saat ini. Di tengah persoalan kemiskinan
dan keterbelakangan yang dialami Indonesia, pemerintah harus berperan sebagai
koordinator penanganan krisis melalui CSR (Corporate Social Responsibilty).
Pemerintah bisa menetapkan bidang-bidang penanganan yang menjadi fokus, dengan
masukan pihak yang kompeten. Setelah itu, pemerintah memfasilitasi, mendukung,
dan memberi penghargaan pada kalangan bisnis yang mau terlibat dalam upaya
besar ini. Pemerintah juga dapat mengawasi proses interaksi antara pelaku bisnis
dan kelompok-kelompok lain agar terjadi proses interaksi yang lebih adil dan
menghindarkan proses manipulasi atau pengancaman satu pihak terhadap yang lain.
Intinya manfaat CSR bagi masyarakat yaitu dapat mengembangkan diri dan
usahanya sehingga sasaran untuk mencapai kesejahteraan tercapai.
Menurut saya, program-program CSR dari PT. Pertamina cukup
beragam dan masyarakat pada umumnya belum tentu mengetahui semua program
CSR tersebut karena program-program CSR tersebut diatas hanya
dicantumkan secara detail di dalam website PT. Pertamina. Iklan yang disajikan
oleh PT. Pertamina terkait dengan program-program CSR tersebut juga sangat
minim, iklan yang mendominasi lebih kepada iklan komersial dari PT. Pertamina.
Saya harap setiap kegiatan CSR yang dilakukan oleh PT. Pertamina di buat
dokumentasinya lalu pihak PT. Pertamina bisa bekerja sama dengan salah satu
media swasta di Indonesia untuk membuat suatu program acara yang berisi
dokumentasi-dokumentasi seluruh program-program CSR yang telah dilakukan oleh PT.
Pertamina. Hal ini ditujukan agar seluruh lapisan masyarakat setidaknya tahu
dan bisa menumbuhkan kepercayaan lebih kepada PT. Pertamina. Karena masyarakat
kita belum sepenuhnya sering mengakses internet, media televisi masih menjadi
media komunikasi persuasif yang sangat kuat bagi masyarakat di Indonesia.
Menurut Rudito (2013), tanggung jawab sosial korporat
(CSR/corporate social responsibility) pada dasarnya bukanlah sebuah beban bagi
korporat yang beraktivitas, akan tetapi lebih besar dimaknai sebagai usaha
korporat untuk beradaptasi dengan kehidupan sosial masyarakat, menjalin
kesaling percayaan antara korporat dan masyarakat. CSR pada akhirnya dapat
dijadikan tolok ukur bagi pembangunan nasional yang bersifat kontekstual yang
mnegikuti pola-pola budaya dan juga kehidupan masyarakt indonesia yang
berbeda-beda. CSR memang mempunyai beberapa tahapan yang pada dasarnya sesuai
dengan kondisi masyarakat sekitar korporat, seperti adanya program pembangunan
masyarakat atau community development. Program comdev ini mempunyai tiga
tahapan program yaitu hubungan masyarakat (community relation), pelayanan
masyarakt (community services), dan pada akhirnya mengarah pada pemberdayaan
masyarakat (community empowerment)
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
PT Pertamina (Persero) sudah banyak dan cukup lama melaksanakan berbagai program CSR, seperti
penghijauan, sumbangan-sumbangan kepada korban gempa, sumbangan kepada para
penyandang cacat, kesehatan, dan dalam bentuk pendidikan. Beberapa program
dalam bidang lingkungan yaitu Coastal Clean Up, Program Bina Lingkungan, dan Desa
Binaan. Selain itu, CSR PT Pertamina juga merambah ke dunia kesehatan, salah
satu programnya yaitu Bright With
Pertamina dan masih banyak lagi program-program lainnya,
Peran
pemerintah yang terkait dengan Corporate
Social Responsibility meliputi pengembangan kebijakan yang menyehatkan
pasar, keikutsertaan sumber daya, dukungan politik bagi pelaku Corporate Social Responsibility,
menciptakan insentif dan peningkatan kemampuan organisasi bagi PT Pertamina.
3.2. Saran
Pemerintah harus sungguh-sungguh mengawasi proses tanggung jawab social
atau Corporate Social Responsibility
antara perusahaan dan masyarakat agar terjadi proses interaksi yang lebih adil
sehingga dapat membantu menyejahterakan bangsa Indonesia.
PT.Pertamina
dapat lebih menyejahterakan taraf kehidupan bangsa Indonesia dengan
program-program yang baru.
3.3 Daftar Pusaka
Wiwitna.blogspot.co.id/2013/03/corporate-social-responsbility.html
(kesimpulan dan saran)
75
BalasHapus